Tuhan Hari Ini

JURUS MABOK

Hari-hari ini manusia semakin dekat pada Tuhannya. Betapa tidak, Tuhan yang biasanya anggun, angkuh tak tersentuh, sekarang menjadi demikian akrab dan ‘egaliter’ sehingga leluasa tampil dalam panggung-panggung kehidupan yang profan. Tuhan tak lagi angker, bahkan cenderung portabel, karena bisa diseret kemana-mana dan dipilah kemanfaatannya sesuai kepentingan. Tuhan bisa diminta untuk mengamini dalil-dalil politik, Tuhan boleh dipakai untuk menakut-nakuti lawan yang dianggap keji, Tuhan bahkan boleh digarap sebagai pemandu sorak dalam euforia-euforia keduniaan. Pokoknya, selain Tuhan itu Maha Baik, tetapi juga Maha Akrab sekaligus Maha Serbaguna.

Meskipun ekspresi berketuhanan yang semacam ini sempat dikritik oleh Gus Mus (KH. Mustofa Bisri) dengan: “Gusti Allah kok diajak kampanye,” tetapi memang sudah sepatutnya Tuhan hadir dalam segala urusan dan peri kehidupan manusia. Tuhan harus ‘diajak’ dan ‘hadir’ ketika manusia memakmurkan dunianya. Sebab jika pedagang tidak mengajak Tuhan dalam aktivitas perniagaannya, dikhawatirkan akan menipu pembelinya. Jika pejabat tidak mengajak Tuhan ketika bekerja, dikhawatirkan akan

View original post 150 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s