Cukup

ZeDeen

Cukup itu relatif, kalau kurang absolut, itulah idiom yang sedang saya yakini. Mengingat kondisi saya saat ini di perantauan, berbagi dapur dengan Bune di rumah, sementara pemasukan nggak ada tambahan signifikan. Seperti yang saya bilang sebelumnya, kalau nggak bisa nambah pendapatan, untuk meningkatkan laba maka saya musti memangkas pengeluaran.

Saya sudah memangkas uang kost, numpang tidur di kantor yayasan, lalu saya juga sudah bersedia menjadi kelinci percobaan Pak Rudi, sekedar bisa menunda lapar 2-4 jam lebih lambat. Bune sih juga terima gaji juga, tapi ya itu..kami berdua sedang punya mesin giling yang sedang kenceng-kencengnya minta jatah. Sebagai ibu pekerja, ya mau nggak mau adiknya mbarep mesti dicekoki susu formula. Saya nggak ambil pusing soal perdebatan sufor, udah dicoba dua-duanya, tapi adik jan jago bener nyedotnya. Lalu demi kecukupan gizinya, saya dan Bune memilihkan susu yang lumayan mahal untuk ukuran saya.

View original post 731 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s