Merumuskan Budaya

ELQUROS

Setiap masyarakat yang tumbuh dan hidup di dunia selalu membangun falsafah/budayanya masing-masing. Mereka membangun sebuah system yang khas, seperti hukum adat. Tidak ada masyarakat yang tidak membangun kebudayaan. Namun, ada hal yang menarik untuk dipikirkan. Dalam realitas masyarakat kita, sebagai kelompok atau sebagai masyarakat kebanyakan mereka mandiri—dalam arti luas—namun sebagai individu tidaklah demikian. Pada era kontemporer, sebetulnya muncul perdebatan yang cukup pelik mengenai identitas dan kebudayaan, apa itu budaya ?dan apa itu identitas? apa yang selalu kita klaim khas kita atau semacamnya seringkali itu bukan berarti khas dalam arti orisinal atau murni. Sebab hampir setiap kebudayaan selalu ada proses take and give.

View original post 240 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s