Pajak Naik KPR Bisa Turun

PEMERIKSAANPAJAK.COM

taxJAKARTA. Perbankan merasa khawatir dengan rencana Bank Indonesia (BI) dan Ditjen Pajak yang bakal mengenakan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) bagi pembelian rumah mewah. Sebab, ini akan menjadi pukulan beruntun setelah BI menerbitkan aturan loan to value (LTV) yang ujung-ujungnya akan memperlambat pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

Kelak, pengenaan PPnBM bagi rumah mewah tak hanya  berdasar luas tanah dan bangunan saja seperti saat ini. Tapi, juga berdasarkan harga jual rumah.

Henry Koenaifi, Direktur Konsumer Bank Central Asia (BCA) mengatakan,  rencana penerapan pajak properti mewah itu akan berimbas pada perlambatan KPR bank. Terutama, kalau batasan harga jual rumah mewah seharga Rp 2 miliar per unit. “Kalau harga Rp 2 miliar terkena PPnBM, ya repot,” ucap Henry kepada KONTAN, Senin (2/3).

Maklum saja, harga rumah dan apartemen di Jakarta terus meroket kendati dari sisi luas tanah dan bangunan belum masuk kategori mewah. Pengenaan PPnBM akan menambah biaya bagi konsumen sehingga akan…

View original post 216 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s